@AdamSA_17

Kamis, 28 Agustus 2014

Packaging Video

a. Burning

Pengertian burning adalah proses perekaman file video dengan menggunakan media penyimpanan berupa keping CD dalam format MPEG (Motion Picture Expert Group) atau format DAT.


1. Siapkan file video
2. Buka software Nero 8 pada Start menu>All Programs>Nero 8 >Nero StartSmart
3. Kemudian pilih tab menu “Rip and Burn”, kemudian pilih menu “Burn Video Disc”.
4. Kemudian pilih menu “Video/Picture”, kemudian pilih menu “Video CD”.
5. Setelah itu klik tombol “Add” untuk memilih file video yang akan di burning. Setelah itu klik tombol “Next”.
6. Kemudian anda atur tampilan layout VCD yang nanti akan di burning. Kemudian klik tombol “Next”.
7. Setelah itu jangan lupa siapkan keping CD R/CD RW untuk burning video tersebut.
8. Silahkan tunggu sampai proses burning selesai
9. Jika proses burning sudah selesai, silahkan coba jalankan keping VCD hasil burning tadi kedalam VCD player anda.
10. Selesai
b. Autorun
Pengertian Autorun adalah Fasilitas yang dapat menjalankan sebuah aplikasi secara otomatis begitu sebuah CD atau DVD dimasukkan ke dalam CDiDVD drive.
1. Silahkan kalian buka notepad
2. Lalu ketikkan kode berikut
[autorun]
icon=nama_icon.ico
open=nama_aplikasi.exe
3. Nah silahkan kalian save dengan nama autorun.inf
Dalam hal ini icon akan digunakan sebagai icon pada drive CD ROM, saat nantinya CD Autorun dibuka di Windows Explorer. Letakkan autorun.inf, nama_icon.ico, nama_aplikasi.exe pada CD dengan membakarnya menggunakan aplikasi CD writer (misalkan Nero Burning ROM). Pastikan ketiga file tersebut berada dalam satu lokasi, dan tidak berada dalam suatu folder tertentu. Selamat mencoba.


Sumber : http://ariepjaenul.blogspot.com/2013/11/membuat-cd-autorun.html


c. Cover VCD




Aku rekomen nero cover dsigner karena emang pemakaiannya simple banget.

1. pertama-tama bikinlah sebuah lingkaran. Ukurannya seukuran CD kita. lebih gede dikit juga gak masalah. Sebagai basic, kita berlatih yang simpelsimpel aja.

2. kalo udah, importlah sebuah gambar yang bisa menjadi background lingkaran itu. Cara mengimport : klik icon lalu pilih gambar yang mau dimasukin ke Corel Draw. kalo saya kayak begini :

3. nah… sekarang yang rame. Bayangkan gambar hijau itu adalah cat, sementara lingkaran adalah wadahnya. Dan kita ingin agar cat itu hanya menempati wadah dan tidak tumpah kemana-mana seperti ini :

maka… caranya adalah dengan menggunakan perintah yang ada di menu [Effects]. Caranya adalah klik (seleksi) gambar hijau itu, lalu Klik [Effects] kemudian [PowerClip] > [Place Inside Container].

4. kita bisa mengedit “daleman” si lingkaran dengan mengklik kanan lingkaran, lalu pilih [Edit Contents...]. lalu kita akan lihat border lingkaran menjadi berwarna biru. Rubahlah gambar hijau tadi sekehendak hati. Bisa diperbesar atau diapapun juga.

5. Kalau sudah klik [Finish Editing Object] di bagian kiri bawah layar.

6. sudah? kalau sudah lingkaran yang sudah memiliki daleman tadi bisa kita kasih Tulisan atau apapun. Tapi inget, bahwa ditengah-tengah lingkaran tuh bolong. Jadi, jangan meletakkan tulisan di daerah sekitar tengah-tengah lingkaran.

7 Punya saya jadi seperti ini:

8. Kalau sudah, export gambar kita dengan icon . save dengan format jpeg. jangan lupa tempat naronya dimana. soalnya mau dipake di langkah selanjutnya.

MENGGUNAKAN NERO COVERDESIGNER:

1. Buka lah program Nero CoverDesigner.

screen shotnya kayak begini :

2. Karena kita hanya mau membuat label cd, pergilah ke tab [Disk 1] di bagian bawah jendela (ada di tab paling kanan). Kalau udah klik dua-kali gambar lingkarannya. Akan muncul seperti ini :

3. kemudian, klik [File....]lalu pilih gambar yang sudah kita bikin di corel draw.


Sumber : http://labelvcd-dvdpromosi.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-cover-vcd-atau-dvd.html

Memberikan Visual Effect

Membuat effect flying / terbang menggunakan adobe after effect cs3


Pertama buka adobe after effect cs3,lalu klik file=>new project atau ctrl+alt+N lihat gambar dibawah ini:



Setelah itu ambil video type AVI atau yang lainnya dengan cara,klik file=>import=>file atau ctrl+I

Akan muncul kotak dialog seperti gambar di bawah ini






Cari video yang akan di edit maka video akan terlihat di project.






Selanjutnya drag video ke timeline






Sekarang tekan edit=>duplicate atau ctrl+D.





lakukan Hingga menjadi dua bagian lihat gambar:





Lakukan freeze frame di video ke 2 dengan cara klik kanan mouse di video ke2 klik time=> freeze frame








Maka akan menjadi seperti berikut:





Setelah itu ambil gambar saat dia loncat.



Setelah itu tekan edit=>split layer atau ctrl+shift+D pada video 1



Maka akan menjadi terpotong.


Setelah itu lakukan freeze frame saat dia loncat di video ke 1 dengan cara klik kanan mouse di video ke1 klik time=> freeze frame



Maka akan menjadi seperti di bawah ini.



Selanjutnya gimna ya ngomongnya jangan marah kalo ada kata yang membingungkan ya.Sekarang klik pen tool


Lalu klik di video saat dia terbang menggunakan pen tool.



Kemudian lakukan setting dengan cara klik panah segitiga di video 1 lalu transform jika ada lihat tidak ada tranform klik panah segitiga teru lagi pencet segitiga di video 1





Klik gambar kayak waktu dan menjadi seperti yang di atas
Kemudian jalankan video sampai beberapa detik kemudian stop.



Kemudian selection tool lalu drag sampai ke atas.








Akhirnya selesai .tinggal play deh terus lihatEhh ada yang lupa untuk mengatur cepat atau lambatnya terbang tinggal drag aja tanda segi empat warna kuning ke warna abu2

Untuk menyimpannya klik file=>eksport


Muncul kotak dialog

Klik ok. Lalu simpan difolder mana klik save









narasumber : http://jimmytulin.blogspot.com/2011/05/membuat-effect-flying-terbang.html

Menerapkan teknik pengeditan gambar atau editing

CARA MENGEDIT PHOTO DENGAN PHOTOSHOP



Pada tutorial ini Psdink akan membahas cara mengedit photo dengan Photoshop. Photoshop memang sudah menjadi software pengolah photo atau edit photo terbaik di dunia. Bahkan Psdink pernah membaca salah satu quote dari designer luar yang mengatakan "Photoshop harus selalu ada pada setiap komputer".



Perlu diketahui untuk pengolahan grafis software yang biasa digunakan adalah Illustrator atau Corel Draw. Jadi menurut Psdink begitu pentingnya Photoshop sampai-sampai seorang designer mengatakan seperti itu. Bila dipikirkan ucapan itu tentu ada benarnya. Sebab biasanya Photoshop digunakan oleh designer untuk tahap finishing.


Info Tutorial
Apakah kamu masih pemula? Kunjungi blog baru saya untuk menemukan artikel atau tutorial Photoshop khusus untuk pemula belajar Photoshop.
Tapi terlepas dari itu Photoshop masih memiliki banyak kegunaan sekalipun buat teman-teman yang tidak ingin memperdalam Photoshop. Sebab mengedit photo menggunakan Photoshop memang sudah hampir menjadi pilihan semua kalangan.




Cara Membuat Photo Efek Hantu dengan Photoshop

Sekitar sepuluh tahun lalu tutorial Photoshop mungkin masih sangat jarang ditemukan. Psdink sendiri mempelajari Photoshop kurang lebih baru empat atau lima tahun belakangan ini. Tetapi bila melihat keadaan sekarang, menurut Psdink situs tutorial Photoshop sudah menjadi yang paling banyak diantara situs tutorial-tutorial lainnya. Ini disebabkan karena semakin banyaknya peminat yang ingin mempelajari Photoshop dan banyak hal yang dapat kita lakukan dengan Photoshop.




Tutorial Photomanipulation: Ohh Turtle

Bayangkan untuk menciptakan satu efek yang mudah saja kita dapat melakukannya dengan bermacam cara. Itulah yang membuat tutorial Photoshop tidak akan ada habisnya. Tinggal nantinya tergantung kita yang menentukan ingin menggunakan cara yang mana.

Ok, sekarang kita masuk pembahasan sesuai judul artikel yaitu cara mengedit photo dengan Photoshop.



Rahasia Cara Menggabungkan Gambar


Tentu hal dasar sebelum mengedit photo adalah kita harus tentukan dulu ingin mengedit photo menjadi seperti apa. Setelah kita sudah menentukan ingin mengedit photo seperti apa tahap berikutnya adalah mulai mencari tutorial photoshop di Google Search. Ini adalah beberapa tutorial editing photo yang Psdink tulis.

Cara Mengganti Background Photo dengan Photoshop
Cara Membuat Efek HDR Photography
Cara Menggunakan Photoshop yang Baik dan Benar I
Membuat Efek Film pada Foto dengan Photoshop
Membuat Efek Instagram dengan Photoshop*Artikel ini juga mungki berguna untuk teman-teman yang ingin belajar cara mengedit photo. Fitur Penting yang Harus Diketahui untuk Editing Photo.

Setelah mendapatkan tutorial yang diinginkan cobalah mencari beberapa tutorial sejenis. Pasti kamu akan menemukan cara berbeda dan temukanlah mana yang menurut kamu lebih mudah untuk diikuti.

Yang penting dan harus kamu perhatikan dalam mengedit photo adalah pengaturan yang digunakan akan berbeda pada setiap photo. Jadi mulailah mengikuti tutorial dengan bahan yang biasanya disediakan oleh penulis agar kamu bisa mempelajari pengaturan itu dengan baik.




Cara Mudah Memisahkan Objek dengan Background

Inilah sedikit masukkan dari Psdink bagi teman-teman yang baru memulai belajar photoshop dan ingin belajar cara mengedit photo dengan Photoshop.



Membuat Efek Photo untuk Cover Majalah

Pesan dari Psdink jangan sia-siakan waktu teman-teman hanya untuk mengikuti sebuah tutorial. Cobalah untuk pelajari dan cari kunci atau dasar dari pembuatannya.

Jika teman-teman sudah mempelajari dan menemukannya. Psdink yakin teman-teman akan dapat menguasai satu materi dan dapat berimprovisasi dengan cepat. Baca pengalaman pribadi Psdink pada artikel Tips Cara Belajar Photoshop yang Baik.
Dijual T-shirt dengan konsep Go Green. Klik gambar di bawah untuk info lebih lanjut.



Sudah membaca artikel Cara Mengedit Photo dengan Photoshop? Jangan lupa berkomentar yaa... Semoga artikel Cara Mengedit Photo dengan Photoshop ini bisa bermanfaat buat teman-teman.


"http://ponco99.blogspot.com/2013/11/menerapkan-teknik-pengeditan-gambar.html"

Menyunting video



Teknik Linear dilakukan dengan memotong -motong bahan video yang diberi istilah klip dan disusun dengan menggunakan video player dan perekam (VCR-Video Cassete Recorder), bisa juga mengguna kan dua player bila kita ingin memasukan effect, sehingga bisa diatur sesuai dengan potongan yang ada.
Teknik Non-Linear, serupa dengan linear kita memotong -motong klip dalam editing, tetapi jauh lebih mudahkarena tinggal drag and drop tanpa kerja dari nol, begitu juga untuk memasukan effect, kita tinggal drag and drop dengan effect yang sudah tersedia. Bahkan kita dapat
mengatur dengan mudah durasi dari effect yang kita pakai.

Format dalam kamera video dibagi atas 2 bagian :
1. Analog format yang terdiri dari standar VHS,VHS -C, Super VHS,
Super VHS-C, 8mm, Hi-8
2. Digital format yang terdiri dari MiniDV,Digital8, DVD
Komputer yang dianjurkan untuk editing video terdiri dari :
1. PC sekelas P4 atau AMD Athlon, sebaiknya menggunakan teknologi Hyper Trading.
2. Capture Video Card dan Port, Contoh : Pinacle, Po rt Fire Wire IEEE 1394, USB2, digunakan untuk proses transfer dari camcoder ke PC.
3. Kabel Firewire atau USB
4. Harddisk, untuk pengolahan Video Intensif lebih baik menggunakan SCSI Harddisk, sedangkan
untuk yang standar gunakan saja HDD serial ATA, Putaran HDD minimal 7200 rpm.
5. Sound Card, VGA card, CD-ROM dan CD-RW/DVD-RW
Performa video kamera (camcoder) dilihat dari :
1. Analisa gambar bergerak = kualitas gambar bergerak yang telah direkam
2. Titik lemah resolusi = menetukan nilai yang horizontal dan vertikal, dan hanya sedikit menguji
warna warni
3. White balance = untuk daylight dan sinar lampu dengan menggunakan testchart yang telah
distandarisasi dan selanjutnya melakukan penilaian true color
4. Menghitung noise = perbandingan antara signal dan noise power dituliskan dalam decibel (dB),
semangkin tinggi nilai dBnya berarti semangkin tinggi noise distance dan sem akin baik pula
gambar videonya
5. Cahaya sensitif = Berapa lama waktu yang dibutuhkan camcoder untuk menyesuaikan ulang
kecerahan, semakin lama ulang waktu penyesuaian semakin buruk pula setting diafragma
otomatisnya
6. Kompresi kontra kerugian = Perbeda an antara rekaman dengan aslinya
7. Kualitas gambar dalam uji ketahanan

"http://ardiyan-saputra.blogspot.com/2013/11/menyunting-video.html"

Mendubbing audio ke video editing

Sebenernya menDUBBING dalam artian adalah sulih suara atau mengisi suara suatu aktor yang akan diperankan oleh orang lain atau pun orang itu sendiri namun secara tidak langsung dengan media-media tertentu yang digunakan. menurut gua sih begitu artinya ya kalo ada yang bertanggapan lain silahkan aja :D

mendubbing sebenernya tidak perlu ke suatu studio atau pun ketempat rekaman yang harus mengeluarkan uang sebanyak mungkin , tau kah anda bahwa mendubbing bisa manual dengan menggunakan aplikasi di laptop ?
kalo anda belum tau , silahkan ikuti sayaaaa !
banyak sekali program-program di komputer ini yang bisa digunakan contoh nya ulead(video studio), soundbooth, movie maker, soundtap streaming , dan masih ada sejuttttttttttaaaaaaaa lainnya haha :D
buat lu yang mau pake soundbooth gua kasih nih link download nya ..

ADOBE SOUNDBOOTH :
SOUNDBOOTH mediafire

ada juga yang mau soundtap :
soundtap

MAU MULAI GAK ? MAAAUUUUUUUUUU !
oke langkah langkah awal dulu deh ya haha
RECORDING VIA SOUNDBOOTH :

1. siapkan headset atau earphone yang memiliki microphone atau yang biasa ada tangkai suara nya yang kaya pilottt itu llloooohh ! haha
2.colok kedua kabel yang ada di headset , INGAT ! merah untuk ke mic , dan hijau untuk headset
3.buka adobe soundbooth yang kamu miliki :


langsung aja klik bagian record nya ( yang di kasih kuning)
4.akan muncul seperti ini :




pertama cek terlebih dahulu apakah earphone yang kamu gunakan remakan nya bagus , dengan melihat reaksi suara yang ada di kiri , bila terangkat warna kuning/hijau/merah itu berarti bisa dan bagus bila berwarna hijau atau merah .
lalu klik tombol record dan langsung lah bersuara untuk merekam .
SARAN :
untuk mendubbing kabaret jangan lah sekaligus namun hanya sedikit2 saja dulu karena agar bila terjadi kesalahan tidak sulit untuk mengulangnya.

5.bila sudah selesai merekam silahkan di dengar terlebih dahulu , bila suara nya kecil main kan amplitudo atau frekuensi suaranya , cara nya :

yang di bagian kanan adalah untuk memainkan nya , caranya gampang tinggal di klik saja beberapa kali hingga frekuensi suara yang telah di rekam menjadi besar
khusu yang dibagian kiri itu adalah untuk memotong bagian mana yang tidak di perlukan .

5.bila anda ingin memberikan effect atau lain nya tinggal mainkan pilihan di bagian kiri


6.save project anda lalu bisa di dengarkan.


"http://ponco99.blogspot.com/2013/11/mendubbing-audio-ke-video-editing.html"

Prosedur Pengoperasian Video Editor

Apa itu Video ?


Video/Film adalah rangkaian banyak frame gambar yang diputar dengan
cepat. Masing-masing frame merupakan rekaman dari tahapan-tahapan dari
suatu gerakan. Kita sebagai manusia tidak dapat menakap jeda antar frame yang diputar dengan kecepatan tinggi, rata-rata di atas 20 frame per detik. Standar kecepatan perputaran frame ini kita mengenal beberapa standar broadcast.

Video Analog dan Video Digital
Video Analog, Gambar dan Audio direkam dalam bentuk sinyal Magnetik pada pita magnetik.

Video Digital, juga serupa dengan Video analog, gambar dan sura digital direkam dalam pita magnetic, tetapi menggunakan sinyal digital berupa kombinasi angka 0 dan 1.

Format Data Video
Video Analog : VHS, S-VHS, Beta, Hi-8

Video Digital : Digital 8, AVI, Mov, MPEG1 (VCD), MPEG2(DVD) DV, MPEG4 dan lainya.



Perbedaan data format tersebut ditentukan oleh ukuran rekaman gambar atau resolusi, dan data ratenya.

Contoh :

MPEG1 memiliki resolusi 352 x 288 pixel, dengan data rate/bitratenya 1,15

Mbps, digunakan untuk VCD, sama dengan VHS pada Video Analog MPEG2

memiliki resolusi 720 x 576 pixel dan bitratenya 9,8 Mbps, digunakan untuk

DVD, sama dengan S-VHS pada Video Analog MPEG4 digunakan untuk video

streaming.

Video Digital, tidak adanya penurunan kualitas gambar dan audio dalam

proses reproduksi (selama tidak dilakukan kompresi), selain itu lebih mudah

dalam editingnya dengan system non-linear, tetapi apabila ada kerusakan

sebagian data (kombinasi sinyal 0 dan 1) maka akan rusak keseluruhan,

berarti kita tidak dapat menggunakan data tersebut.


Teknik Video Editing
Teknik Linear dan Non-Linear
Teknik Linear dilakukan dengan memotong-motong bahan video yang diberi istilah klip dan disusun dengan menggunakan video player dan perekam (VCRVideo Cassete Recorder), bias juga menggunakan dua player bila kita ingin memasukan effect.

Teknik Non-Linear, serupa dengan linear kita memotong-motong klip dalam editing, tetapi jauh lebih muda karena tinggal drag and drop tanpa kerja dari nol, begitu juga untuk memasukan effect, kita tinggal drag and drop dengan effect yang sudah tersedia. Bahkan kita dapat mengatur dengan mudah durasi dari effect yang kita pakai.


Peralatan Kerja
1. PC sekelas P4 atau AMD Athlon, sebaiknya menggunakan teknologi Hyper Trading.
2. Capture Video Card dan Port, Contoh : Pinacle, Port Fire Wire IEEE 1394, USB2, digunakan untuk proses transfer dari camcoder ke PC.
3. Kabel Firewire atau USB
4. Harddisk, untuk pengolahan Video Intensif lebih baik menggunakan SCSI Harddisk, sedangkan untuk yang standar gunakan saja HDD serial ATA, Putaran HDD minimal 7200 rpm.
5. Sound Card
6. VGA card
7. CD-ROM dan CD-RW/DVD-RW


Alat dan Bahan
Personal Compter (PC) dengan standar sebagaimana di syaratkan diatas.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1) Berdo’alah sebelum memulai kegiatan belajar.

2) Bacalah dan pahami petunjuk praktikum pada setiap lembar kegiatan belajar.

3) Pastikan komputer dalam keadaan baik, semua kabel penghubung terhubung dengan benar.

4) Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromagnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan sebagainya).

5) Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati, jangan bermain game.

6) Setelah selesai, matikan komputer sesuai prosedur yang aman!


Langkah Kerja

1) Siapkanlah semua peralatan yang akan digunakan!

2) Periksa semua kabel penghubung pada PC.

3) Nyalakan PC dan jalankan program video editing

4) Kerjakan Tugas dan Tes Formatif di atas.

5) Apabila menemui kesulitan dalam memahami materi yang ada, segera tanyakan denga instruktur.

6) Setelah selesai, matikan komputer dan rapikan seperti semula.


Penyuntingan Video dengan Adobe Premier
Setelah melaksanakan kegiatan Pemelajaran 2 diharapkan peserta diklat dapat mengenal dan mengoperasikan software Penyuntingan Video.Sekarang Kita mulai dengan membuka Adobe Premiere Pro Klik Start >Program > Adobe > Adobe Premiere Pro, premiere akan menanyakan kepada kita apakah kita akan membuka file yang telah ada, atau membuat file baru, untuk latihan ini tetntu saja kita akan membuat file baru.

Dan selanjutnya muncul windows dengan dengan New Project klik pada tab

Custom Setting, pada frame General , seperti tampak pada gambar barikut

:
Gambar 3. Tampilan Custom Settings Pada Window New Project

kerena kita kita akan membuat file Video lebih baik kita memilih

Editing Mode Video for windows,

Time base 29.97 frame per second,



Pada Frame Video kita isikan

Frame size 720h : 480v

Frame rate: 29.97 frames/second

Pixel Aspect Ratio: D1/DV NTSC (0.9)

Pada Frame Audio kita isikan:

Sample rate 44100 Hz

Display Format Audio Sample

Dan apabila akan menyimpan settingan ini kita tekan tombol SavePreset, kita

isi kan nama dan description, dan secara otomatis setingan kita akan terlihat

pada tab Load Preset, kita simpan File project (ex: Latihan) kita tersrah

menentukan lokasi file project kita.



1) Elemen-Elemen Premier Pro

Jendela Project :

Gambar 4. Area Kerja Adobe Premier

Tempat menampilkan informasi file proyek aktif dari pekerjaan pengeditan video yang tengah dilaksanakan. Juga tempat menyimpan clip-clip hasil impor untuk penggunan pengeditan. Selain itu efek video dan audio juga kita simpan di jendela ini.

Jendela Monitor :
Jendela untuk menampilkan clip-clip video dan draft pengeditan yang tengah dilaksanakan.

Jendela Timeline :
Area Kerja dalam pengeditan video dengan menyusun clip-clip video untuk membentuk sebua rangkaian video final.

Toolbar :
Tombol/shortcut fungsi dalam melakukan pengeditan video

Palet :
Jendela tambahan untuk mengetahui yang sedang dilaksanakan.

Import File
Untuk melakukan pengeditan suatu video, terlebih dahulu kita meng-impor file kita perlukan, dengan cara klik menu File>Import (Ctrl+I) atau klik kanan pada windows project dan pilih import, di sini kita bias meng-impor file video,audio dan image. Pada project windows kita bisa membuat Bin(seperti folder pada windows explorer) Bin ini memudah kita dalam memanagement file project kita. Pada latihan ini kita akan membuat 3 bin dengan nama bin masing2 Video,audio, dan image.

Cara membuat Bin, klik pada menu File>New>Bin, atau klik kanan pada project windows pilih bin.

Gambar 5. Tampilan Window Project



Transition

Transisi merupakan perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain, dalam pengeditan suatu video transisi merupakan perpindahan dari satu video ke video berikutnya. Kali ini kita akan mencoba untuk memasukkan sebuah film ke dalam areal kerja kita. Tahap awal yang harus kita lakukan adalah “klik File dari Bar lalu klik Import”. Setelah kita klik import kita lihat pada Project Window secara otomatis terdapat file yang kita import. Untuk meletakkan file yang telah kita import ke dalam TimeLine guna pengeditan, akan kita lakukan dengan cara yang paling mudah dengan teknik DRAG atau DROP yaitu menarik langsung file yang kita inginkan ke dalam time line, untuk file video dan image kita masukkan ke timeline pada track video sedangkan file audio kita masukkan ke track audio.

Setelah file dimasukkan ke dalam timeline, tampilan gambar yang kita lihat sangat kecil. Untuk memperbesar tampilannya klik Zoom tool yang berada pada toolbox disamping timelime, klik menu windows>Tools. Sekarang kita memasukkan dua file video kedalam track video 1 dan video 2
Gambar 6. Jendela Timeline

Sekarang kita akan mencoba untuk membuat sebuah Transition. Transisis ini berfungsi untuk membuat tiap perubahan video 1 dan 2 atau tiap perpindahan antara scene I dan scene II menjadi halus. Untuk membuka perintah transisi kita buka menu Window lalu klik Effect, dan window effect akan muncul (secara default windows effect ini terdapat pada project windows).
Gambar 7. Daftar Effects pada jendela Project


Pada menu ini terdapat banyak pilihan, kalau telah memilih transition yang sesuai dengan keinginan maka kita gunakan teknik DRAG dan DROP lalu letakkan kedalam Timeline diantara video 1 dan video 2. (lihat gambar di bawah ini).Untuk melihat hasilnya tarik pointer sehingga melewati transisi, dan lihat pada monitor windows.
Gambar 8. Tampilan Jendela Timelines



Proses Editing

Disini kita akan memulai pengeditan Video. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah klik 2 kali pada file yang berada di Project Window, lalu kita akan masuk kedalam Source Monitor( monitor sebelah kiri) Source Monitor dapat digunakan untuk memotong gambar, yaitu dengan menentukan terlebih dahulu frame mana yang kan kita masukkan ke dalam Timeline. Setelah kita tentukan frame yang akan kita ambil lalu klik tombol “Set In Point( { )” kemudian tentukan sampai frame berikutnya lalu tekan tombol “Set Out Point( } )”.

Gambar 9. Tampilan Monitor video yang sedang di edit

Kemudian cara meletakkan frame tersebut kedalam TimeLine pilih dulu track yang kita ingin kan untuk menempatkan potongan video terdebut, kemudian klik tombol “Insert” pada monitor windows. Secara otomatis frame tersebut masuk ke dalam TimeLine. Atau drag and drop Monitor source nya. Ke dalam Timeline dan track yang kita pilih.

Gambar 10. Tampilan track pada timelines




Edit dari : Adobe Premiere Pro_Bag.1.pdf

"http://ponco99.blogspot.com/2013/11/apa-itu-video-videofilm-adalah.html"